Sejarah

Pada hari Sabtu, 4 Februari 1978, di Pondok Putri Duyung Ancol, delapan deklarator IALI:

alm. Zain Rachman;

alm. Soemarno Sosroatmojo;

Atje Dimyati Salfifi;

alm. Juju R Sumono;

Basuki Triwidodo;

alm. Sofyan Musa;

alm. Januar Thalib dan alm.

John P Manoe

bersepakat akan perlunya wadah profesi arsitek lansekap, dan oleh karena itu dengan sungguh hati menyatukan niat untuk membentuk Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia.

Sejak saat itu, keberadaan profesi arsitek lansekap yang telah ada sejak pertengahan tahun 1960-an menapak sejarah baru dengan berdirinya ikatan profesi yang akan mewadahi setiap insan cendikia dan profesional arsitek lansekap di Indonesia.

Geliat organisasi ini diawali dengan diterimanya secara resmi, Indonesia sebagai “state member “ di International Federation of Landscape Architect – IFLA – pada kongres dunia di Cambridge, Inggris tahun 1979. Secara berturut turut Zain Rachman, Sumiantono Rahardjo, Abas Sudarmoko, Bintang Agus Nugroho, Omar Samuel Ichwan Ratulangie, dan Hengki Triyoga Heksanto, dan Siti Nurisyah menahkodai biduk IALI.

…… dst – under construction ….

Leave a Reply